Jumat, 02 September 2022

Oblicz Stosunek Masowy Pierwiastków W Bromku Wapnia


Oblicz Stosunek Masowy Pierwiastków W Bromku Wapnia

bang broku yaaajangan sampai salah brokuu​

Daftar Isi

1. bang broku yaaajangan sampai salah brokuu​


Jawaban:

1. b.berolahraga

2. d.40

3. b.tidak sah

4.

Penjelasan:

maaf nomor 4 nggak bisa jawab

Jawaban:

1. olahraga

2. 20

3. diterima sebagaimana didahuluin khotbah

Penjelasan:

semoga membantu

jadikan jawaban terbaik


2. bang broku yaaajangan sampai salah brokuu​


Jawaban:

7.c. sudah dibebani hukum Islam

8.c. berjamaah

9.a.sunah salat Jumat

10. a.berdiam di rumah

Penjelasan:

kk mohon maaf kalo salah ya


3. bang broku yaaajangan sampai salah brokuu​


Jawaban:

salat Jumat dilakukan pada saat waktu dzuhur

ketika Khatib khotbah hendaknya kita mendengarkan

khotbah Jumat sebaiknya dengan suara yang lantang

tempat yang digunakan untuk melaksanakan salat jum'at haruslah dekat dengan pemukiman warga

yang bukan syarat yang harus dipenuhi seorang khotib saat berkotbah adalah seorang ustadz


4. Berikut adalah 4 senyawa yang merupakan ion oksi, yaitu hypobromit, ion bromit, ion bromat dan ion perbromat. bilangan oksidasi pada ion ion tersebut secara berurutan adalah


Jawaban:

Berikut adalah 4 senyawa yang merupakan ion oksi, yaitu hypobromit, ion bromit, ion bromat dan ion perbromat. Bilangan oksidasi Brom pada ion-ion tersebut secara berurutan adalah +1, +3, +5 dan +7.

Penjelasan:

Bilangan Oksidasi Oksigen dalam senyawa oksi adalah -2.

Menghitung biloks Br dalam senyawa oksi dapat dilakukan sebagai berikut.

Rumus kimia ion hypobromit = [tex]BrO^{-}[/tex].

maka:

Biloks Br + biloks O = -1

Biloks Br + (-2) = -1

Biloks Br = -1 + 2

Biloks Br = +1

Rumus kimia ion bromit = [tex]BrO_{2} ^{-}[/tex].

Biloks Br + (2 x biloks O) = -1

Biloks Br + 2(-2) = -1

Biloks Br + (-4) = -1

Biloks Br = -1 + 4

Biloks Br = +3

Rumus kimia ion bromat = [tex]BrO_{3} ^{-}[/tex].

Biloks Br + (2 x biloks O) = -1

Biloks Br + 3(-2) = -1

Biloks Br + (-6) = -1

Biloks Br = -1 + 6

Biloks Br = +5

Rumus kimia ion perbromat = [tex]BrO_{4} ^{-}[/tex].

Biloks Br + (2 x biloks O) = -1

Biloks Br + 4(-2) = -1

Biloks Br + (-8) = -1

Biloks Br = -1 + 8

Biloks Br = +7

Materi tentang bilangan oksidasi dapat disimak pada link berikut

https://brainly.co.id/tugas/10035524

#BelajarBersamaBrainly


5. sifat:Titik didih (•C) Fluorin: -188 Klorin: -35 Bromin: 59 Iodin: 184urutan zat dari yang paling mudah membentuk uap adalaha. klorin-bromin-fluorin-iodinb.klorin-fluorin-bromin-iodinc. iodin-bromin-klorin-fluorind. fluorin-klorin-bromon-iodin


A. Klorin-bromin-fluorin-iodin
Menurut aku ya.

6. Apakah senyawa poliatomik hipoiodit, iodit, iodat, dan periodat serta hipobromit, bromit, bromat, dan perbromat itu sukar larut atau mudah larut?


senyawa tersebut mudah larut di air


7. 19. Apa yang dimaksud dengan wania primer?​


Jawaban:

hmmmmmmnnnnnnn

Penjelasan:

yaaaaaaaqqaaa

Jawaban:

Warna primer menurut teori warna pigmen dari Brewster adalah warna-warna dasar.

Penjelasan:

semoga membantu.


8. umur ayah fawnia adalah tiga kali umur fawnia. umur kakak fawnia lima tahun lebih tua darinya. tentukan persamaan dalam bentuk y. dimana y adalah umur fawnia dan berapakah jumlah umur ayah dan kakak fawnia?


Ayah = 3y Kakak = y + 5 Umur ayah + kakak = 3y + ( y + 5 ) = 4y + 5 Jadi umur ayah + kakak adalah empatkali umur fawnia ditambah 5 tahun

9. Gas bromin breaksi dengan larutan kalium hidroksida membentuk larutan kalium bromida,larutan kalium bromat dan air


Br² + KOH - KBr + KBrO³ +H²O

10. Bilangan oksidasi unsur Br dari ketiga unsur senyawa kalium bromat, natrium bromit, perak bromida


Biloks Br pada KBr = -1
Biloks Br pada NaBr = -1
Biloks Br pada AgBr = -1

11. bagaimana kita bisa ke narnia seperti film narnia


lihat film narnia pakai kacamata 3D

12. brobkus merupakan percabangan dari trakea. saakah struktur bronkus dan trakea? jelaskan pula perbedaan bronkus kanan dan bronkus kiri!


berbeda karena trakea tersusun atas tulang rawan yang berbentuk cincin,sedangkan bronkus tidak tersusun atas tulang rawan.
perbedaan antara bronkus kanan dan kiri adalah bronkus kanan bercabang menjadi 3 sadangkan bronkus kiri bercabang menjadi 2

13. how do you pronounce papayas? A. (papaia) B. (pepaie) C. (papeia) D. (pepaiez)


D. PEPAIEZ SEMOGA MEMBANTU


14. Nama IUPAC untuk natrium bromit, NaBrO2 adalah... A. Natrium bromat (I) B. Natrium bromat (II) C. Natrium bromat (IV) D. Natrium bromat (V) E. Natrium bromat (VII)


ga ada jawabannya di pilihan, yang benar Natrium bromat (III), karena Br+3

15. Urutan jalannya udara pernapasan dari luar ke dlm tubuh yang benar adalah A= rongga hidung,trakea,laring,alveolus,bronku B= rongga hidung, trakea,laring,bronkus,alveolus C= rongga hidung,laring,trakea,bronkus,alveolus D= rongga hidung,trakea,alveolus,laring,bronkus


Jawaban:a

Penjelasan:

Jawaban:

c.rongga hidung,laring,trakhea,bronkus,alveolus


16. kak mau nanya soal ininatrium bromat, natrium bromit, natrium hipobromit, dan natrium perbromat berturut turut rumus kimianya adalah ???


Natrium bromat = NaBrO3

Natrium bromit = NaBrO2 

Natrium hipobromit = NaBrO 

Natrium perbromat = NaBrO4 

17. BUKU SEKOLAH ELEKTRONIK BSE IPA KELAS 8 Apa yang dimaksud dengan Bronkus (jamak, bronki)


Bronki adalah cabang-cabang pada tenggorokan atau trakea.
Bronkus adalah cabang tersebut, bronkus kanan dan bronkus kiri.
Bronkus bercabang-cabang lagi yang disebut bronkiolus.
Cabang-cabang tersebut adalah cabang yang dilalui oleh udara baik menuju ke paru-paru dan dari paru-paru. 

18. dalam suasana basa gas bromin mengalami reaksi disproporsionasi menghasilkan ion bromida dan ion bromat mol ion bromat yang dihasilkan dari 6 mol gas bromin adalah


Reaksi disproporsionasi atau reaksi autoredoks melibatkan proses reduksi dan oksidasi. Bilangan oksidasi dalam oksidasi dan reduksi ditentukan, maka mol dapat ditentukan. Menentukan mol dengan membandingkan koefisien reaksi ion bromat dan gas bromin.

Pembahasan

Reaksi redoks adalah reaksi yang terjadi karena adanya perubahan bilangan oksidasi.

Pengertian reaksi oksidasi dan reduksi dapat dibagi berdasarkan

1. Reaksi suatu zat dengan oksigen

Reduksi : reaksi pelepasan oksigen contohnya: CuO + H₂  ---> Cu  + H₂O

Oksidasi: reaksi mengikat oksigen  contohnya : C + O₂ ---> CO₂

2.Berdasarkan kemampuan melepas atau menerima elektron

Oksidasi : reaksi yang disertai dengan pelepasan elektron

        contoh : Mg  --->  Mg²⁺  +  2e

Reduksi  : reaksi yang disertai dengan menerima elektron

        contoh:  Pb⁺² + 2e --->  Pb

3. Berkaitan dengan perubahan bilangan oksidasi

Oksidasi : reaksi yang mengalami kenaikan bilangan oksidasi

contohnya  :          2Br⁻   ---> Br₂

bilangan oksidasi    -1              0

terjadi kenaikan bilangan oksidasi pada Br⁻ dari -1 menjadi 0.

Reduksi : unsur dalam reaksi mengalami penurunan bilangan oksidasi

     contoh:                       MnO₄⁻    --->   Mn²⁺

bilangan oksidasi  Mn       +7                   +2

Bilangan oksidasi Mn turun dari +7 ke +2

Pengertian Reduktor dan Oksidator :

Reduktor/pereduksi  : zat yang dapat mereduksi senyawa lain tapi zat itu sendiri mengalami oksidasi

Oksidator/pengoksidasi : zat yang dapat mengoksidasi senyawa lain tapi zat itu sendiri mengalami reduksi.

Reaksi Autoredoks atau disproporsionasi adalah reaksi yang terjadi karena adanya satu zat yang dapat mengalami oksidasi dan reduksi.

contohnya :             Cl₂   --->  Cl⁻  + ClO⁻

bilangan oksidasi:     0           -1        +1

Cl₂ mengalami oksidasi dari 0 menjadi +1 dengan ion ClO⁻.

Cl₂ mengalami reduksi dari 0 menjadi -1 dengan ion Cl⁻

Menentukan bilangan oksidasi(biloks)

      1. Bilangan oksidasi unsur bebas = 0

        contoh unsur bebas O₂, N₂, F₂, Cl₂, Br₂, I₂

      2. Bilangan oksidasi Oksigen = - 2 kecuali dalam senyawa

            OF₂ biloks O = +2, KO₂ biloks O = 1/2

      3. Bilangan oksidasi H = +1 kecuali dalam senyawa NaH, biloks H = -1

      4. Bilangan oksidasi golongan IA = +1, IIA = +2

      5. Jumlah bilangan oksidasi dalam ion = muatan ion

      contoh : SO₄²⁻

                biloks S = x + 4(-2) = -2

                              =  +6

Nah pada kasus soal diatas,

Diketahui reaksi disproporsionasi  gas Bromin menghasilkan ion bromida= Br⁻ dan gas bromat= BrO₃⁻

                     Br₂    --->    Br⁻  +  BrO₃⁻

   biloks :        0               -1        mengalami reduksi 1

                       Br₂   --->   BrO₃⁻

   biloks :         0              +5    mengalami oksidasi 5

proses melepas 5e dan 1e harus disamakan, reduksi 1 dikali 5 , jumlah unsur Br disetarakan.

              3Br₂  --->  5 Br⁻   +   BrO₃⁻

Berdasarkan prinsip stoikiometri : perbandingan mol setara dengan perbandingan koefisien maka:

        mol ion Bromat = koefisien ion Br₂/ koefisien gas Br₂ x mol Br₂

                                  =  1/3 x 6 mol = 2 mol

Penyetaraan reaksi redoks dilakukan dengan 2 konsep :

1. Konsep setengah reaksi

Jumlah elektron yang dilepaskan pada reaksi setengah reaksi oksidasi sama dengan jumlah elektron yang diterima pada reaksi setengah reduksi.

2.Konsep Bilangan oksidasi:

Kenaikan bilangan oksidasi pada reaksi oksidasi sama dengan penurunan bilangan oksidasi pada reaksi reduksi.

Pelajari lebih lanjut

1. menghitung mol dengan stoikiometri redoks :   https://brainly.co.id/tugas/17106704

Detil jawaban

Kelas    :      XII

Mapel   :      Kimia

Bab      :       Redoks dan Elektrokimia

Kode    :       12.7.2

Kata Kunci : Stoikiometri Redoks


19. Apa yang dimaksud dengan Bronkus (jamak, bronki)


Bronkus = cabang tenggorokan.
Bronkus adalah salah satu dari dua cabang besar trakea yang dilalui udara menuju dan dari paru-paru.

20. Bilangan oksidasi dari natrium bromit, natrium bromat dan natrium perbromat adalah....


Kategori: Kimia bab Redoks
Kelas: X SMA


Perhitungan dapat dilihat pada lampiran

Video Update


Tidak ada komentar:

Posting Komentar